Sebuah Rasa
Selamat bahagia masa laluku. Selamat melangkah dan mulai bisa kembali tersenyum dengan perasaan yang baru. Aku titipkan sebersit kisah-kisah kita, kisah pertama di saat kita berjumpa, kisah pertama di saat kita saling menyapa, kisah pertama di saat kita saling menggenggam tangan masing-masing dengan eratnya rasa. Aku tak tahu apakah pilihan barumu itu lebih sempurna daripada aku yang dulu atau tidak. Namun yang jelas, aku sangat berharap kau akan bahagia. Cintailah ia seperti dirimu ingin memperbaiki ketidaksempurnaan cintamu kepadaku yang dulu. Belai lembut dirinya seperti dirimu membelai lembut diriku yang dulu. Peluk erat tubuhnya seperti pelukmu yang masih terasa hangat di hatiku. Aku pernah berdoa untuk memintamu bahagia. Walau aku lupa meminta kepada Tuhan perihal siapa yang memberi kebahagiaan itu sendiri. Jadi nanti ketika kau mampu tersenyum lebih ceria ketimbang biasanya, yakinilah bahwa doaku telah memintanya terlebih dahulu jauh sebelum kita dipisahkan. Berbahagiala...